Standar dan Rekomendasi Seragam Pakaian Medis Bagian 1
31 Januari 2025
Standar dan Rekomendasi Pakaian dan Seragam Medis Bag.1
Dalam dunia kerja professional dikenal beberapa tingkatan aturan dan panduan. Yang tertinggi disebut Standar. Standar bernilai wajib. Pelanggaran terhadap Standar dapat memiliki implikasi sanksi. Di bawah Standard ada yang disebut Rekomendasi Pelaksanaan, dalam literatur bahasa inggris biasa disebut Reccomended Good Practices. Dan di bawah Rekomendasi Pelaksanaan ada yang disebut sebagai Saran Pelaksanaan.
Dalam artikel ini, akan dibahas seputar Standard dan Rekomendasi Pelaksanaan. Referensi diambil dari Indonesia dan luar negeri.
Pakaian kerja dan barang berbasis kain pada bidang kerja medis mensyaratkan karakteristik khusus. Hal ini dikarenakan beberapa hal, yaitu:
- Utilitas
- Ancaman
- Paparan Pengotor
- Frekuensi Penggunaan
- Metode Pencucian
Atas empat faktor di atas, pakaian untuk kebutuhan medis menysaratkan karakteristik yang tidak sama dengan pakaian kasual sehari hari. Kita bahas satu per satu.
Utilitas
Utilitas berarti seberapa sering pakaian digunakan. Pekerja di bidang medis tidak bisa menggunakan pakaian yang sudah kotor baik tampak maupun tak tampak. Oleh karena itu, jumlah pakaian yang dimiliki staf pekerja medis menjadi penting. Sehingga tidak ada pakaian yang terpaksa digunakan untuk bekerja padahal sudah dalam kondisi kotor. Bayangkan dengan pekerja di bidang bengkel otomotif. Kebersihan pakaian bukan jadi perhatian penting. Sebaliknya, pada bidang kerja medis, kebersihan pakaian adalah kewajiban. Karena pakaian yang kotor dapat membawa zat berbahaya bagi kesehatan di lingkungan kerja.
Ancaman
Pada
Paparan Pengotor
Pengotor pada pakaian kerja di bidang medis berbeda dengan pakaian kerja kebanyakkan. Pengotor bukan hanya debu dan keringat, tapi bisa juga berupa darah, lemak, cairan obat obatan, dan sebagainya. Resiko terpapar setiap staf medis juga berbeda. Mereka yang bekerja pada ruang rawat inap memiliki resiko paparan yang berbeda dengan yang bekerja pada ruang emergency. Demikian juga pada ruang dan fungsi lainnya.
Oleh karenanya, pakaian yang digunakan harus disesuaikan dengan resiko paparan pengotor dari area kerja setiap staf.
Frekeunsi Penggunaan
Metode Pencucian
Baca juga
Mengungkap Perbedaan Scrub Bedah dengan Scrub Keperawatan
Mengapa Sebagian Seragam Medis Harus Anti Statik
Cara Memilih Seragam Medis yang Tepat
Jas Putih Dokter dalam Rangkuman AI
Scrub dalam Rangkuman Artificial Intellegence
Manfaat Menggunakan Scrub Medis






