• Home
  • Produk & Layanan
  • Cara Order Transaksi
  • Hubungi Kami
  • Legalitas
  • Blog
  • SIZE CHART
Healmore.id, spesialis seragam medis dan pusat kesehatan, baju dokter, baju bidan, baju perawat, baju terapis spa, baju pasien, seragam spa, seragam klinik, seragam rumah sakit, seragam beauty clinic.
  • SCRUBS
  • UNIFORMS
  • BAJU BEDAH & LAB
  • KIMONO & BAJU PASIEN
  • JAS DOKTER
  • Home
  • Produk & Layanan
  • Cara Order Transaksi
  • Hubungi Kami
  • Legalitas
  • Blog
  • SIZE CHART
  • Home
  • Index Berita
  • Cara Memilih Kain untuk Scrubs dan Seragam Medis

Information

Categories

  • SCRUBS
  • UNIFORMS
  • BAJU BEDAH & LAB
  • KIMONO & BAJU PASIEN
  • JAS DOKTER

Berita

Cara Memilih Kain untuk Scrubs dan Seragam Medis

21 April 2026

Bagaimana Cara Memilih Kain untuk Seragam Medis dan Wellness Center dijabarkan secara lengkap ... detail

Mengungkap Perbedaan Scrub Bedah dengan Scrub Keperawatan

3 Februari 2025

Lingkungan kerja keperawatan berbeda dengan lingkungan kerja ruang atau kamar operasi. Apakah Scrubnya juga perlu berbeda? ... detail

Mengapa Sebagian Seragam Medis Harus Anti Statik

2 Februari 2025

Sifat anti statik diperlukan pada seragam medis pada beberapa lingkungan kerja medis. Apa saja yang perlu diketahui, kami ulas dalam artikel ini. ... detail

Cara Memilih Seragam Medis yang Tepat

31 Januari 2025

Memilih seragam medis yang tepat untuk spesialisasi Anda melibatkan lebih dari sekadar memilih warna atau gaya. Ini tentang menemukan perpaduan sempurna antara fungsionalitas, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap kebijakan tempat kerja. Pilihan yang Anda buat dapat mempengaruhi efisiensi dan citra profesional Anda sambil memastikan kepatuhan terhadap standar industri. ... detail

Standar dan Rekomendasi Seragam Pakaian Medis Bagian 1

31 Januari 2025

Pakaian kerja dan barang berbasis kain pada bidang kerja medis mensyaratkan kain dengan karakteristik khusus. Apa saja yang menjadi elemen penting akan kami bahas dalam artikel ini. ... detail

Jas Putih Dokter dalam Rangkuman AI

31 Januari 2025

Dokter mulai mengenakan jas putih pada akhir tahun 1800-an untuk melambangkan transisi ke kedokteran ilmiah dan untuk membedakan diri mereka dari penipu. ... detail

» index berita

Testimonial

» lihat testimonial
» isi testimonial

Featured

Satya Scrub Pria
Satya Scrub Pria
Kirana  Scrub Wanita Lengan Raglan
Kirana Scrub Wanita Lengan Raglan
Arumsari Scrub Wanita
Arumsari Scrub Wanita
Pramitha Scrub Wanita
Pramitha Scrub Wanita
Bathari Scrubs Wanita
Bathari Scrubs Wanita

Cara Memilih Kain untuk Scrubs dan Seragam Medis

21 April 2026
Share
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan via WhatsApp
Salin Tautan Artikel

Cara Memilih Kain untuk Scrubs dan Seragam Medis

Disclaimer: Tulisan ini tidak dibuat menggunakan Artificial Intellegence. HAKI dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruhnya tanpa izin Healmore.

Cara Memilih Kain untuk Seragam Medis dan Wellness Center 

Kain untuk keperluan seragam medis adalah kain yang harus memenuhi bukan hanya syarat estetika tetapi yang  lebih fundamental adalah syarat fungsionalitas. Kain untuk fungsi seragam medis tentu berbeda dengan kain untuk fungsi lainnya.

Berikut ini beberapa penggolongan kain berdasarkan fungsionalitasnya.

  1. Kain Heavy Duty, misalnya untuk kain di industri pertambangan dan eksplorasi.
  2. Kain Pengguna Militer
  3. Kain untuk Bekerja pada Lingkungan Khusus
    1. Lingkungan Dapur
    2. Lingkungan Bawah Air
    3. Lingkungan Tungku Logam
    4. Lingkungan Suhu Beku
    5. Lingkungan Pembangkit Listrik
    6. Lingkungan Laboratorium atau Pabrik Kimia
    7. Lingkungan Reaktor Nuklir 

1. Karakterstik Kain

Karakteristik kain terbentuk oleh beberapa faktor:

  1. Kimia serat yang digunakan untuk membuat kain tersebut
  2. Konstruksi Serat yang digunakan untuk membuat kain.
  3. Konstruksi anyaman kain (knitted or weaved)
  4. Proses Finishing pada kain
  5. Rekayasa Khusus pada kain.

Kelima faktor di atas akan membentuk karakterisik kain, diantaranya:

  1. Kemampuan melewati udara (breatheable atau kedap)
  2. Kemampuan melewati air: kedap air (water proof); tahan air (water ressistant); menolak air (water repellent)
  3. Handfeel (rabaan tangan): kasar atau lembut
  4. Drape (jatohnya kain): luwes atau tegas
  5. Daya serap terhadap cairan: air, keringat, oli, dsb.
  6. Kemampuan menolak noda, baik noda solid maupun cairan.

Catatan tentang Kimia Serat

Umumnya, pengguna memberikan penilaian kain berdasarkan jenis kimia serat yang digunakan. Misalnya: katun, poliester, rayon, dll. Penilaian sebuah  kain sejatinya tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan satu faktor saja. Melainkan harus menilai secara keseluruhan karakteristik kain. Namun demikian, jika  dibandingkan secara "apple to apple", berikut ini beberapa karakteristik yang unik dari setiap serat kain.

  1. Katun: menyerap keringat dan cairan, mudah lecek, warna cenderung doff (kecuali dengan finishing tertentu), terdegradasi oleh alam (ramah lingkungan)
  2. Poliester: tidak mudah kusut, sangat kuat, sangat mudah direkayasa, tidak ramah lingkungan.
  3. Rayon: sensasi dingin, fleksibel (lemes), mudah kusut.
  4. Campuran: karakteristik tergantung pada jenis campuran yang digunakan.

Di Indonesia, jenis kain yang paling banyak diproduksi oleh produsen adalah kain jenis TR (Tetoron Rayon). Tetoron adalah sebuah paten atas rekayasa tertentu pada kain poliester oleh sebuah perusahaan yang berbasis di Jepang. Rayon adalah serat yang terbuat dari bubur kayu pohon. Dan Indonesia adalah penghasil serat rayon terbesar di dunia. 

TR disukai di Indonesia karena sesuai dengan iklim tropis. Serat rayon memberikan sensasi dingin atau sejuk, sementara tetoron membuat kain memiliki ketahanan tinggi meski sering terpapar keringat. 

    Sebagai catatan tambahan, membandingkan kain secara apple to apple berarti kain memiliki gramasi yang sama, konstruksi serat yang sama, konstruksi anyaman yang sama, proses finishing yang sama, rekayasa bersifat umum. Yang mana hal tersebut hampir mustahil dilakukan oleh pabrikan tekstil. Produsen tekstil pasti merancang kain hasil produksinya memenuhi karakteristik yang disukai atau dibutuhkan oleh pasar. Ketika sebuah pabrik membuat kain berbasis katun pasti akan berbeda teknik rekayasanya dengan kain berbasis poliester atau yang lainnya.

    2. Kain dan Persepsi Pemakai

    Persepsi pemakai adalah karakteristik kain berdasarkan penilaian atau persepsi pemakai. Persepsi pemakai tidak selalu sama dengan realitas karakter kain berdasarkan hasil uji lab atau saintifik.

    Misalnya: kain yang terbuat dari bahan 100% katun dengan karakter handfeel lebih kasar bisa saja dipersepsikan "bikin gerah" dibanding kain yang terbuat dari serat 100% poliester yang handfeelnya direkayasa menjadi lembut. Padahal, jika dilihat dari kemampuan menyerap cairan (keringat misalnya), kain katun akan lebih baik.

    Namun demikian, tidak berarti kain yang terbuat dari serat poliester pasti "bikin gerah". Kalo iya, gak akan jadi pilihan utama pakaian olah raga. Saat ini, hampir 100% pakaian olahraga berbasis poliester. Karena memang, kain berbasis serat poliester dengan rekayasa tertentu justru bisa terasa lebih sejuk dibanding kain yang terbuat dari serat alami.

    Alasannya, karena seperti disampaikan di atas, bahwa karakteristik kain tidak semata-mata ditentukan oleh satu faktor saja, tapi dari banyak faktor. Di atas kami sampaikan 5 faktor. Kalau digali lebih dalam, akan lebih banyak lagi faktor yang mempengaruhi karakterisik kain. 

    Bias Persepsi

    Ketika pemakai melakukan penilaian, bisa terjadi bias yang bisa diakibatkan banyak hal. Bisa karena persepsi awal pemakai, atau pengalaman historikal tertentu. Misalnya, si pemakai pernah menggunakan pakaian yang diklaim sebagai kain katun, padahal kain tersebut adalah serat bukan katun atau katun tapi dianyam dengan teknik yang berbeda, atau finishing yang berbeda. Maka ketika dia ditawarkan kain katun, persepsi dia terhadap kain katun akan dipengaruhi pengalaman dia sebelumnya. Bisa pengalaman baik, bisa buruk, atau netral saja.

    3. Kain untuk Seragam Medis

    Jadi, kain apa dong yang terbaik untuk seragam medis? Yang terbaik adalah yang direkomendasikan oleh Healmore (iklan sedikit ya....).  

    Kain terbaik untuk seragam medis dan wellness center secara umum harus memenuhi syarat:

    1. Memberikan Kenyamanan
    2. Memenuhi Syarat Keselamatan Khusus
    3. Memenuhi syarat Estetika
    4. Ekonomis
    5. Memiliki ketahanan

    Dengan kata lain, memilih kain untuk keperluan scrubs terapis wellness center akan berbeda dengan  scrubs  di ruang bedah.

    Jika disimpulkan secara umum, maka kurang lebih sebagai berikut:

    1. Kain katun murni: nyaman tapi tidak tahan lama. 
    2. Kain poliester murni: kuat tapi sebaiknya tidak digunakan di ruang kerja tanpa pendingin ruang.
    3. Kain rayon murni: nyaman dan kuat, tetapi kurang cocok untuk tampilan yang formal. 
    4. Kain campuran: terbaik, karena bisa dipilih sesuai karakteristik yang diinginkan.

    Healmore  

    About Healmore


    Baca juga

    Mengungkap Perbedaan Scrub Bedah dengan Scrub Keperawatan
    3 Februari 2025
    Mengungkap Perbedaan Scrub Bedah dengan Scrub Keperawatan
    Lingkungan kerja keperawatan berbeda dengan lingkungan kerja ruang atau kamar operasi. Apakah Scrubnya juga perlu berbeda?
    Mengapa Sebagian Seragam Medis Harus Anti Statik
    2 Februari 2025
    Mengapa Sebagian Seragam Medis Harus Anti Statik
    Sifat anti statik diperlukan pada seragam medis pada beberapa lingkungan kerja medis. Apa saja yang perlu diketahui, kami ulas dalam artikel ini.
    Cara Memilih Seragam Medis yang Tepat
    31 Januari 2025
    Cara Memilih Seragam Medis yang Tepat
    Memilih seragam medis yang tepat untuk spesialisasi Anda melibatkan lebih dari sekadar memilih warna atau gaya. Ini tentang menemukan perpaduan sempurna antara fungsionalitas, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap kebijakan tempat kerja. Pilihan yang Anda buat dapat mempengaruhi efisiensi dan citra profesional Anda sambil memastikan kepatuhan terhadap standar industri.
    Standar dan Rekomendasi Seragam Pakaian Medis Bagian 1
    31 Januari 2025
    Standar dan Rekomendasi Seragam Pakaian Medis Bagian 1
    Pakaian kerja dan barang berbasis kain pada bidang kerja medis mensyaratkan kain dengan karakteristik khusus. Apa saja yang menjadi elemen penting akan kami bahas dalam artikel ini.
    Jas Putih Dokter dalam Rangkuman AI
    31 Januari 2025
    Jas Putih Dokter dalam Rangkuman AI
    Dokter mulai mengenakan jas putih pada akhir tahun 1800-an untuk melambangkan transisi ke kedokteran ilmiah dan untuk membedakan diri mereka dari penipu.
    Scrub dalam Rangkuman Artificial Intellegence
    31 Januari 2025
    Scrub dalam Rangkuman Artificial Intellegence
    Sejarah pakaian medis dapat ditelusuri kembali ke abad ke-19, ketika dokter dan perawat mulai menyadari pentingnya perlindungan pribadi dan kebersihan. Scrubs awalnya disebut "surgical greens" dan
    Information
    • Home
    • Produk & Layanan
    • Cara Order Transaksi
    • Hubungi Kami
    • Legalitas
    • Blog
    • SIZE CHART
      Customer Service
    •  0812-1000-1513
    •  healmoreid@gmail.com
    •  Shopee
    •  healmore.id
      Tentang Kami

    Healmore Merek Terdaftar di Kementrian Hukum Republik Indonesia.

    Nomor Merek: IDM001321817

    Healmore Spesialis Seragam & Pakaian Kerja Medis & Wellness.

    Beroperasi dari Jakarta Selatan, Pengiriman ke Seluruh Indonesia & Dunia.

    Jakarta, Indonesia

    © 2025 www.healmore.id

    ------

    Toko Online
    Top